Hotline Pemesanan : 0813-1588-7955 / 0856-0927-2668 | COD JABODETABEK | Jam Kerja : 06.00 – 22.00 WIB
Diet dan Nutrisi Bagi Penderita Kanker Otak
Hotline: 0813-1588-7955

Diet dan Nutrisi Bagi Penderita Kanker Otak

Diet Bagi Penderita Kanker Otak merupakan sesuatu yang sangat penting. Pola makan yang baik dapat memerangi kelelahan, membantu Anda merasa lebih baik, dan menjaga tubuh Anda tetap kuat sehingga lebih mudah mengatasi efek samping dari pengobatan yang Anda jalani. Diet dan Nutrisi yang tepat juga dapat membantu Anda untuk sembuh dan pulih lebih cepat.

Reaksi pasien kanker otak terhadap makanan berbeda-beda satu sama lain.  Beberapa pasien mungkin bisa terus menikmati makan dan menjaga nafsu makan yang kuat. Sementara yang lainnya ingin makan dengan baik tetapi tidak dapat melakukannya. Perasaan takut dan kecemasan dapat mempersulit keinginan untuk makan.

Rasa mual, biasanya penyebab Anda kesulitan untuk makan dengan baik. Selama perawatan, beberapa orang mungkin mengalami mual atau muntah sementara yang lain mungkin tidak pernah. Jika Anda merasa sakit perut di antara waktu makan, maka makan enam sampai delapan makanan kecil sepanjang hari lebih baik daripada tiga kali makan porsi besar. Hindari makanan yang sangat manis, berminyak, gorengan dan yang memiliki bau yang menyengat. Lihat Juga : FAKTA PENTING KANKER OTAK

Dan akhirnya, perlu diingat bahwa perubahan pola makan Anda tidak harus menjadi dramatis. Mulailah dengan hal yang paling mudah bagi Anda, kemudian pilih yang lain lagi setelah beberapa minggu, dan begitu selanjutnya. Sebelum Anda menyadarinya, Anda telah berpindah ke pola makan yang sehat.

Ada beberapa poin untuk diet sehat bagi pasien kanker otak:

pantangan kanker otak

  1. Jauhkan Roti Tawar Putih Dari Diet Anda
    Roti tawar putih merupakan makanan olahan yang rendah nutrisi dan mengandung kadar gula yang sangat tinggi. Anda bisa menggantinya dengan roti gandum yang diolah dengan cara berbeda ( bukan roti tawar ). Karena gandum dapat menjadi sumber penting dari serat, selenium dan vitamin B dan E.
  2. Pilih Sayur dan Buah dengan Warna Yang Sangat Jelas
    Semakin jelas warna dari buah atau sayuran, semakin tinggi kandungan nutrisinya. Pilihlah sayuran berwarna hijau seperti kacang polong, edamame atau bayam untuk vitamin B dan C, zat besi, dan serat. Anda juga dapat makan buah-buahan yang berbeda-beda warna setiap harinya, untuk mendapatkan nutrisi dan vitamin yang komplit.
  3. Pentingnya zat Fitokimia
    “Phyto” berarti tumbuhan. Fitokimia merupakan nutrisi yang berasal dari tanaman, dan zat ini merupakan istilah yang sehat di bidang nutrisi dan penelitian kanker. Fitokimia muncul untuk merangsang sistem kekebalan tubuh, menunjukkan aktivitas antibakteri dan antivirus, dan, secara umum, membantu melawan kanker di dalam tubuh Anda. Fitokimia dapat ditemukan di dalam bawang putih, daun bawang, wortel, ubi jalar, aprikot, teh, kopi, buah -buahan ( jeruk, acai berry, manggis ), sayuran (brokoli, kubis, kale, kembang kol), kacang-kacangan dan biji-bijian. Lihat Juga : 12 KHASIAT ACAI BERRY
  4. Tetap Terhidrasi Dengan Baik
    Ahli gizi tidak bercanda ketika mereka memberitahukan bahwa tubuh kita membutuhkan setidaknya 8 gelas cairan sehari. Selama kemoterapi, cairan tambahan diperlukan untuk mengganti cairan yang hilang akibat efek samping pengobatan.
  5. Konsumsi Lemak Sehat
    Lemak sehat, seperti Omega-3, dapat meningkatkan aktivitas sel-sel pembunuh alami kanker di dalam sistem kekebalan tubuh. Flaxseed atau biji rami adalah sumber tanaman terkaya lemak sehat Omega-3 ini. Selain itu ikan ( salmon, trout, tuna, teri dan sarden ), minyak kenari ( walnut oil ) dan minyak kanola ( canola oil ) juga merupakan sumber yang sangat baik dari asam lemak Omega-3.
  6. Pantangan Makanan Penderita Kanker Otak yang Terpenting
    Hindari makanan yang mengandung banyak zat kimia seperti pengawet, pengembang, perasa dan pewarna. Jadi sebaiknya hanya konsumsi makanan yang Anda atau keluarga Anda masak. Jauhi konsumsi makanan cepat saji atau makanan kaleng yang mengandung banyak zat  kimia. Karena zat ini akan mempercepat pertumbuhan sel tumor atau kanker.

Source : www.abta.org

Related Post

Bagikan Info Bermanfaat Ini
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on PinterestPrint this page

Leave a Reply