Hotline: 0813-1588-7955

Penyebab Pembesaran Jantung Yang Harus Anda Ketahui

Penyebab pembesaran jantung umumnya bukan akibat dari kondisi jantung itu sendiri, melainkan karena adanya suatu masalah penyakit lain sehingga jantung harus bekerja ekstra keras dari biasanya. Nama lain dari penyakit ini adalah kardiomegali dan para lansia memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena masalah pembengkakan jantung ini.

Berbagai penyebab kardiomegali yang paling umum adalah:

jantung koroner penyebab pembesaran jantung

  • Penyakit jantung koroner – yakni adanya lemak atau plak yang menumpuk di dalam salah satu atau lebih dari pembuluh darah arteri koroner ( aterosklerosis ) sehingga menyebabkan penyempitan arteri. Akibatnya pasokan oksigen untuk jantung akan terhambat, sehingga jantung harus memompa lebih keras dan terjadi pembesaran jantung.
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi) – Kondisi ini membuat jantung harus memompa lebih keras untuk memenuhi aliran darah ke seluruh tubuh. Jika kondisi ini terus berlarut-larut maka jantung terjadi penebalan otot jantung sehingga jantung membesar.
  • Kardiomiopati dilatasi – adalah kelainan pada otot jantung dimana kemampuan jantung untuk memompa darah mengalami penurunan akibat perbesaran bilik jantung utama, serambi kiri. Keadaan ini bisa berubah menjadi gagal jantung.
  • Miokarditis – adalah infeksi jantung yang umumnya disebabkan oleh virus. Jika tidak diatasi maka pasien bisa mengalami gagal jantung kongestif.
  • Kelainan katup jantung – misalnya, katup mitral yang rusak memungkinkan darah mengalir mundur, yang berarti ruang jantung yang terkena, harus berkontraksi dengan kekuatan yang lebih dari biasanya, sehingga terjadi pembesaran jantung.
  • Iskemia jantung – yaitu berkurangnya aliran darah ke jantung. Selain kardiomegali, kondisi ini juga dapat menyebabkan angina pektoris.
  • Penyakit tiroid – kelenjar tiroid mengatur banyak fungsi metabolisme. Jika penyakit tiroid tidak diobati, maka dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, kadar kolesterol darah tinggi, denyut jantung tidak teratur dan pembesaran jantung.
  • Obesitas – terlalu banyak lemak dalam tubuh merupakan faktor risiko untuk tekanan darah tinggi, yang pada gilirannya dapat menyebabkan jantung untuk memperbesar.

Faktor risiko untuk terkena penyakit pembengkakan jantung adalah:

  • Kurang olahraga – gaya hidup merupakan faktor risiko utama penyebab berbagai masalah kesehatan, termasuk kardiomegali, penyakit jantung koroner dan tekanan darah tinggi. Lihat Juga : Aktivitas untuk kesehatan jantung
  • Usia – seiring bertambahnya usia, arteri koroner kita akan mulai kehilangan elastisitas. Yang pada akhirnya kekakuan pembuluh darah ini menyebabkan tekanan darah tinggi, yang merupakan faktor risiko untuk pembesaran jantung.
  • Riwayat Keluarga – Jika ada anggota keluarga kandung yang mengidap kardiomiopati atau kardiomegali, maka meningkatkan peluang Anda untuk mengalami pembesaran jantung.

Jika Anda memiliki faktor risiko untuk terkena penyakit pembesaran jantung, maka solusi untuk Anda adalah dengan melakukan praktik gaya hidup sehat. Dengan mulai rutin berolahraga dan mengikui pola makan yang benar dan sehat. Anda juga dapat mencegah dengan mengkonsumsi obat herbal jantung bengkak Amazon Plus. Karena mencegah pembesaran jantung lebih mudah dan murah, serta aman dibandingkan dengan risiko pengobatan.

 

Related Post

Bagikan Info Bermanfaat Ini
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on PinterestPrint this page

Leave a Reply